This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 Maret 2016

Membuat Database Lewat CLI (Command Line Interface)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini saya belajar membuat database (create database) lewat terminal os linux.


Tutorial :

1. Buka terminal ketikan.
#sudo su (enter)
#password (enter)
#mysql -u root -p (enter)
#create database mahasiswa; (janganlupa setelah menuliskan perintah kasih titik koma)


2. Tulisakan perintah.
# use mahasiswa; (enter)
#show database (enter) (untuk melihat database suadah terbuat apa belum)


3. Kemudian buatlah isis tabel dengan perintah.
#use mahasiswa; (enter)
# create table mahasiswa_MySQL(
    -> NIM int (10) NOT NULL,
    -> Nama_mahasiswa varchar (50) NOT NULL,
    -> Umur_mahasiswa varchar (30) NOT NULL,
    -> Primary Key (NIM)
    -> );


4. Kemudian tulisakn desc nama_databse untuk melihat isi table database yang sudah kita buat.


5. Lalu tuliskan alter table mahsiswa_MySQl add jeniskelamin varchar (50); (enter) alter adalah untuk menambahkan isi tabel.


Tuliskan perintah desc nama_table (enter) untuk melihat apakah tabel sudah bertambah atau belum.Ternyata sudah bertambah.


6. Gunakan insert into nama_table values ('2206','achmad','22','lakilaki'); (enter).


Tuliskan perintah desc nama_table (enter) untuk melihat apakah data sudah bertambah atau belum.Ternyata sudah bertambah.


 Saya tambahkan data pada tabel database mahasiswa sebanyak 4 data              menggunakan insert into.


7. UPDATE merupakan perintah dasar untuk mengubah record tabel.

-Mengubah nama_mahasiswa menjadi “achmadtoni” untuk mahasiswa yang mempunyai NIM ‘2206’

-Mengubah nama_mahasiswa menjadi “Sultoni achmad” untuk mahasiswa yang mempunyai NIM ‘2207’

-Mengubah nama_mahasiswa menjadi “yusna inot” untuk mahasiswa yang mempunyai NIM ‘2208’


8. YEAR (tanggal)
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan bilangan tahun sekarang atau dari suatu tanggal yang diberikan.

Contoh: SELECT YEAR (now());


9. HOUR (waktu)
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan bilangan jam dari suatu parameter yang diberikan.

Contoh: SELECT HOUR(now());


10. MINUTE (menit)
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan bilangan menit  dari suatu parameter yang diberikan.

Contoh: SELECT MINUTE (now());


Sekian dulu dari saya semoga info ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Wassalamualaikum Wr.Wb.





Selasa, 22 Maret 2016

Session dan Cookies pada PHP

Assalamualaiakum Wr. Wb.

Hari ini saya belajar tentang session dan cookies PHP dari modul Pemrogaman_web_dengan_PHP_MySQl.pdf yang di beri oleh Mbah Suro Dhemit.

Apa itu Session?

Session merupakan hal yang cukup penting dalam aplikasi berbasis web.
Dengan session memungkinkan programmer menyimpan informasi user secara
semi-permanen, artinya selama masa tertentu informasi akan tersimpan.
Penyimpanan isi variabel session berada di server, jadi tidak bisa diakses secara
langsung oleh client
Dalam aplikasi berbasis web, session banyak digunakan sebagai
autentifikasi login. Dengan session memungkinkan programmer mengatur siapa
saja yang bisa mengakses suatu halaman. Misalnya saja, untuk melihat halaman
kotak surat pada email, kita harus login terlebih dahulu. Dalam proses login
antara lain akan terjadi pembuatan suatu session yang akan dibawa oleh user di
setiap halaman. Di halaman kotak surat, session tersebut akan diperiksa. Jika
session benar maka user dipersilahkan membuka halaman kotak surat, namun
jika salah maka user tidak bisa membuka halaman kotak surat dan biasanya akan diminta untuk login terlebih dahulu. Itulah sebabnya, user tidak bisa mengak seshalaman kotak surat secara langsung tanpa melakukan login. Dalam penanganan session terdapat beberapa proses yang perlu diperhatikan :
ƒ -Proses pembuatan session
ƒ -Proses pemeriksaan session
ƒ- Proses penghapusan session

Selanjutnya bagaimana session itu sendiri dijalankan? Agar proses penyimpanan dalam session berjalan, PHP melakukan beberapa hal berikut ini :
1. PHP meng-generate (membentuk) sebuah ID session.
ID session ini merupakan sejumlah deret angka random yang unik untuk
setiap user dan hampir tidak mungkin bisa ditebak. ID session disimpan oleh
PHP di dalam variabel sistem PHP dengan nama PHPSESSID.

2. PHP menyimpan nilai yang akan Anda simpan dalam session di dalam file
yang berada di server.Nama file tempat penyimpanan session tersebut sesuai (sama) dengan ID session. File disimpan dalam suatu direktori yang ditunjukkan oleh session.save_path dalam file php.ini.

3. PHP melempar ID session ke setiap halaman.

4. PHP mengambil nilai session dari file session untuk setiap halaman session.

Program 1
Nama File : session1.php
Deskripsi : Program menciptakan session.

Keterangan :

 Pada program di atas terdapat fungsi session_start() yang berada pada
baris ke-9. Fungsi session_start() berfungsi untuk memulai sebuah session.
Fungsi harus dipanggil pertama kali dalam suatu halaman PHP, artinya fungsi
session_start() harus dipanggil sebelum sesuatu tampil di layar, walaupun hal itu
hanya berupa spasi. Jika sebelum session_start() terdapat output yang
ditampilkan maka akan terjadi error.
 Selanjutnya, program 1 akan menampilkan sebuah form login sederhana
di layar. Form terdiri dari form inputan username, password dan sebuah tombol
login. Jika tombol login ditekan maka pemeriksaan kondisi pada baris 10 akan
bernilai TRUE dan perintah yang ada di blok if akan dieksekusi. Baris 11 dan 12
merupakan perintah untuk mengambil nilai pada form inputan username dan
password. Nilai username dan password tersebut diperiksa pada baris 14.
Pemeriksaan username dan password ini, untuk aplikasi web yang sudah.
menggunakan database, bisa password ke tabel database. diganti dengan pemeriksaan username dan Pada baris 16, terdapat perintah sebagai berikut :

$_SESSION['login'] = $user;

Baris perintah tersebut merupakan perintah untuk membuat session baru (create session) dimana nama session adalah “login” dan isi dari session adalah $user. $_SESSION merupakan sebuah variabel array global yang didefinisikan oleh PHP, jadi variabel ini harus ditulis dengan huruf kapital (upper-case).
Selanjutnya, pada baris 18-20 akan ditampilkan pesan bahwa login berhasil
dan juga sebuah link menuju ke halaman pemeriksaan session (session02.php).

Program 2
Nama File : session01.php
Deskripsi : Program pemeriksaan session.

Keterangan :

 Program 2 di atas diawali dengan pemanggilan fungsi session_start().
Hal ini berarti dalam halaman program ini terdapat operasi session. Pada baris 10 program di atas, terdapat pemeriksaan keberadaan variabel $_SESSION[‘login’] dengan menggunakan fungsi isset(). Pemeriksaan kondisi ini akan bernilai TRUE jika $_SESSION[‘login’] sudah terbentuk. Jika bernilai TRUE maka blok program baris 11-14 yang akan dieksekusi, dan sebaliknya, jika FALSE maka blok program baris 16-17 yang akan dijalankan. Blok program baris 11-14 hanya bisa diakses saat user sudah login dengan benar. Dengan kata lain, bagian tersebut merupakan bagian yang bersifat private (terbatas). Untuk menampilkan isi variabel session dapat dilakukan seperti pada baris 12 program di atas. Cukup dengan meng-echo variabel $_SESSION[‘login’]. Jika user belum login (tidak melewati halaman login) atau langsung mengakses halaman ini, maka akan ditampilkan pesan bahwa user tidak berhak masuk ke halaman ini. Fungsi die() pada baris 17 digunakan untuk menampilkan suatu pesan sekaligus men-terminate program, artinya perintah selain die() akan diabaikan.

Program 3
Nama File : session3.php
Deskripsi : Program menghapus session.

Keterangan :

Program 3 merupakan contoh program penghapusan session.
Penghapusan session biasanya digunakan ketika user melalukan logout. Proses
penghapusan session dilakukan dengan memanggil fungsi unset() dan fungsi
session_destroy(). Fungsi unset() digunakan untuk menghapus atau
menghilangkan suatu variabel. Sedangkan session_destroy() digunakan untuk
menghapus semua data yang berhubungan dengan session tersebut.

Hasil :

Untuk gambar di atas masukan username dan password anda sesuai yang sudah anda isiskan di script program 1.


Gambar di atas membuktikan bahwa Anda berhasil login kemudian klik session 2 untuk lanjut.


 Gambar di atas menunjukan bahwa anda sudah login dan klik session 3 untuk log out taui keluar.

 
 Gambar di atas sudah menunjukan bahwa anda sudah log out atau keluar.


 Cookies

Seperti halnya session, cookies juga merupakan sebuah konsep
penyimpanan informasi user. Hanya saja, jika session tempat penyimpanan
berada di server, cookies berada di client. Oleh karena itu, konsep cookies
sebaiknya jangan digunakan untuk menyimpan informasi login user seperti
username, password dsb. Selain user bisa melihat informasi yang disimpan, user
juga bisa men-disable cookies itu sendiri.
 Jika cookies di-disable, maka program yang memanfaatkan cookies tentunya tidak akan berjalan dengan baik. Cookies sendiri biasanya dipakai dalam aplikasi shooping cart. Biasa digunakan untuk menyimpan sementara, produk-produk yang dipilih oleh pengunjung pada saat berbelanja.Dalam penanganan cookies juga terdapat beberapa proses yang perlu diperhatikan :

ƒ -Proses pembuatan cookies
ƒ -Proses pemeriksaan cookiesƒ
 -Proses penghapusan cookies

Program 4
Nama File : cookie01.php
Deskripsi : Program membuat cookies.


Program 5
Nama File : cookie2.php
Deskripsi : Program pemeriksaan cookies.

Program 6
Nama File : cookie3.php
Deskripsi : Program penghapusan cookies.


Hasil :


Gambar di tas ini akan melakukan pemeriksaan cookies yang anda buat sudah ada ata belum pada script cookie1.php.

Gambar di atas menunjukan bahwa anda sudah berhasil membuat cookies kemudian klik (di sini) untuk penghapusan cookies.


Gambar di atas sudah menunjukan bahwa cookie berhasil di hapus bila anda ragu coba klik di sini untuk pemeriksaan cookies.


 Gambar di atas memberi tahu bahwa cokies sudah benar-benar terhapus.

Sekian dulu dari saya semoga bermanfaat bagi anda semuanya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.












Senin, 21 Maret 2016

File dan Direktori

Assalamualaikum Wr. Wb.
Hari ini saya belajar tentang File dan Direktori php dari modul Pemrogaman_web_dengan_PHP_MySQl.pdf yang di beri oleh Mbah Suro Dhemit.

Membuka dan Membuat File

 fopen ($namafile, $mode);

Keterangan :
 $namafile adalah nama file yang ingin di buat.
 $mode adalah mode akses file
Mode akses file yang bisa di gunakan yaitu :

 Program 1
Nama File : file1.php
Deskripsi : Program mengakses (membuka) file dengan mode r.

Hasil :


Program 2
Nama File : file2.php
Deskripsi : Program mengakses (membuka) file dengan mode w.

Hasil :

Bila file yang bernama data.txt di Direktori anda menyimpan maka anda berhasil.
 Keterangan :
Bila program berhasil akan muncul file data.txt seperti gambar di atas.

Program 3
Nama File : file3.php
Deskripsi : Program menulis ke file data.txt

Hasil :

Keterangan :
Untuk menulis ke file, dapat menggunakan fungsi fwrite() dan fputs().
Variabel $handle merupakan mode pengaksesan file, dimana mode yang
digunakan harus bisa menulis ke file. Contohnya mode w dan a. Selain itu, kita
juga bisa menggunakan fungsi file_puts_contents() dengan parameter berupa
nama file dan isi yang akan ditambahkan. Jika program di atas dijalankan, maka isi file data.txt akan berisi seperti pada gambar di atas(buka dengan WordPad).

Program 4
Nama File : file4.php
Deskripsi : Program membaca dan menampilkan isi file.


Hasil :


Keterangan :
 Untuk membaca isi file, bisa menggunakan fungsi fgets() dan fread().
Fungsi fgets() akan membaca isi file tiap baris. Sedangkan fungsi fread() akan
membaca isi file setiap jumlah byte tertentu. Pada program di atas, baris ke-8
akan membaca file setiap 100 byte atau 100 karakter.

Program 5
Nama File : file5.php
Deskripsi : Program membaca isi file baris tiap baris.


Hasil :


Keterangan :
 Program di atas akan menampilkan keseluruhan isi file, dimana isi file
akan dibaca tiap baris. Pembacaan dilakukan dari baris pertama sampai baris
terakhir.

Program 7
Nama File : file7.php
Deskripsi : Program aplikasi user counter dengan file.


Hasil :


Setelah saya buka di browser atau di refresh berkali kali maka angka pengunjung makin bertambah contoh gambar di bawah ini.





Program 8
Nama File : file8.php
Deskripsi : Program membuat direktori baru nama folder (images).

Hasil :



Setalah muncul tulisan berhasil seperti gambar di atas berati pembuatan direktori berhasil contoh seperti gambar di bawah ini.


 Keterangan :
 Program di atas akan membuat direktori bernama “images” di direktori
tempat program file8.php disimpan. Fungsi untuk membuat direktori baru dalam PHP adalah mkdir(). Jika direktori yang akan dibuat berada di luar tempat program disimpan, maka sertakan path direktori secara lengkap.

Program 9
Nama File : file9.php
Deskripsi : program menghapus direktori.

Hasil :

folder include berhasil di buat dan akan di hapus.


Bila berhasil di hapus akan muncul tulisan seperti gambar di bawah ini dan lihat folder tadi yang bernama include pasti sudah terhapus.


Keterangan :
Program di atas akan membuat direktori baru bernama “include” (lihat
baris ke-4). Setelah itu, direktori akan dihapus dengan fungsi rmdir() pada baris
ke-10. Fungsi rmdir() hanya bisa menghapus direktori kosong. Jika direktori ada
isinya maka, gunakan fungsi rekursif untuk menghapus isi direktori. 

Program 10
Nama File : file10.php
Deskripsi : Program menampilkan file dan direktori dalam suatu direktori.

Hasil :

Coba isiskan folder image dengan gambar terserah anda contonya ini.

Maka di browser akan muncul judul tau nama gambarnya saja.


 Keterangan :
Program di atas akan menampilkan di layar, semua file dan direktori
yang berada dalam direktori “images”. Fungsi opendir() pada baris ke-3 adalah
untuk membuka direktori. Sedangkan fungsi readdir() akan membaca file dalam
direktori satu per satu secara urut. Fungsi closedir() pada baris ke-9 adalah
untuk menutup pembukaan direktori.

Manipulasi File

Beberapa Fungsi yang berhubungan dengan informasi dan manipulasi file,
terdapat dalam tabel sebagai berikut :



Program 11
Nama File : file13.php
Deskripsi : Program meng-copy, rename dan delete file.

Hasil :


Coba lihat di file anda menyimpan file13.php ini bila berhasil akan muncul file bernama databaru2.txt.



 Keterangan :
Program di atas terdapat beberapa fungsi untuk meng-copy, rename
dan delete file. Fungsi copy() pada baris ke-5 akan menduplikasi file $file
menjadi file $filebaru. Selanjutnya fungsi rename() akan mengganti nama file
$filebaru menjadi $filebaru2. Fungsi unlink() pada baris ke-11 akan menghapus
file $filebaru2.

Upload File

 PHP, sebagai server-side-scripting, sangat memungkinkan untuk menangani upload file ke server. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upload    file ini, yaitu :

 1. Pada Form HTML harus ditambahkan atribut :
ENCTYPE="multipart/form-data"

2. Form inputan upload file dapat menggunakan tag <input> dengan value
atribut TYPE=”FILE”.

3. Untuk menangani inputan, PHP menyediakan sebuah variabel array global
yaitu $_FILES. Index dari variabel ini antara lain :

ƒ $_FILES[‘file’][‘name’] : Nama asli dari file yang diupload
ƒ $_FILES[‘file’][‘tmp_name’] : Nama temporary file yang diupload
ƒ $_FILES[‘file’][‘size’] : Ukuran file asli (dalam byte)
ƒ $_FILES[‘file’][‘type’] : MIME type file yang diupload

4. Destination folder file upload harus bisa writable (bisa diakses), biasanya
dengan permission 777 atau 775.

 Program 12
 Nama File : form_upload.php
 Deskripsi : Program menampilkan form upload file.


Nama File : upload.php
Deskripsi : Program menampilkan form upload file.

Hasil :

Pilih browse kemudian cari gambar yang anda suka lalu klik open.


Kemudian klik upload.


Bila upload berhasil akan muncul tulisan seperti gambar di bawah ini.


Kemudian lihat hasil upload an gambar anda tadi di folder images yang telah di buat oleh program 10.

 Keterangan :
Program di atas merupakan program sederhana penanganan upload
file. Fungsi is_uploaded_file() pada baris ke-6(pada script) akan mengupload file yang telah dipilih melalui form pada program form_upload.php ke folder temporary (sementara).
Selanjutnya pada baris ke-7(pada script), file yang sudah diupload ke folder temporary akan dipindahkan (move) ke direktori yang diinginkan menggunakan fungsi move_uploaded_file(). Lihat baris ke-7!

Sekian dari saya semoga bermanfaaat untuk anda semua.

Wassalamualaikum wr. Wb.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More